Diam beribu bahasa
Tatap matanya isyarat tanya
Kesegarannya pancarkan pesona
Mungkinkan kuterpukau padanya
Tepat berada di depan mataku
Pria muda pancarkan karisma kehangatan
Senyumnya mampu lumerkan kebekuan hatiku
Namun bisakah aku lepaskan kukungan kekhawatiran
Alam kehidupan ajariku tentang asa dan cinta
Ku tak lagi percaya ketulusan cinta
Cinta hanya torehkan luka dan duka
Cinta .. asa .. beriringan dewasakan insan manusia
Akankah cinta singgah dengan indah ?
Akankah cinta sembuhkan asa dengan ketulusan ?
Tergapai impian bagai rona mawar merekah
Akankah cinta tebarkan impian dan harapan ?
Bisakah pria muda itu berikan ketulusan cinta ?
Mengikis belenggu kekhawatiranku
Menguatkan cinta menggapai cita
Mendampingi hingga ajal menjelangku