Pernikahan …
Satu kata yang seringkali melintas dibenakku
Terlewati usia 35 tak jua kutemukan jodohku
Dari tahun ke tahun selalu kulalui sendiri
Perkenalanku dengan pria selalu sekejap dan menghilang
Kegamangan dan putus asa membayang
Mungkin tak akan pernah ada pernikahan dalam hidupku
Mungkin aku tidak sabar menunggu pasangan hidupku
Mungkin memang ku tak pantas mencecapnya
Suatu saat …
Di saat kupasrah tentang pernikahan
Seorang teman lama tiba tiba muncul
Seorang yang kutakuti sewaktu sekolah
Seseorang dengan image buruk
Ternyata …
Dia … yang berani mendekatiku
Dia pria pertama yg memasuki hidupku
Dia yang punya nyali berkomitmen denganku
Dia calon suami dan ayah anakku
Pernikahan …
Kata itu bersarang dipikiranku
Kepingan pazel rusukku melengkapi dirinya
Semoga pernikahanku bahagia
Rangkai kata, tanpa tujuan, ikuti gejolak hati, namun kutemukan makna hidup & kehidupan
Selasa, 24 November 2009
Minggu, 01 November 2009
IMPIAN CINTAKU
Kumenyayangimu dengan segala keterbatasanku
Kumembelaimu dengan asaku
Kumencintaimu dengan tangis kesedihanku
Kumenciummu dengan kehampaan hatiku
Kumenopangmu dengan luka batinku
Kumendampingimu dengan segala kerapuhanku
Kuterima pinanganmu dengan segenap hatiku
Kubersanding denganmu dengan segenggam impianku
Kumelangkah denganmu dengan segala ketulusanku
Kuharap pernikahan kita, cerahkan jiwaku
kuimpikan buah cinta kita, buka lembaran indah bagimu dan aku.
Kumembelaimu dengan asaku
Kumencintaimu dengan tangis kesedihanku
Kumenciummu dengan kehampaan hatiku
Kumenopangmu dengan luka batinku
Kumendampingimu dengan segala kerapuhanku
Kuterima pinanganmu dengan segenap hatiku
Kubersanding denganmu dengan segenggam impianku
Kumelangkah denganmu dengan segala ketulusanku
Kuharap pernikahan kita, cerahkan jiwaku
kuimpikan buah cinta kita, buka lembaran indah bagimu dan aku.
Langganan:
Komentar (Atom)