Minggu, 20 September 2009

LAMUNAN & IMPIAN

Ketercenung dalam lamunan
Bibirku beku tanpa senyuman
Wajahku tak membiaskan rona kecantikan
Tubuhku hambar tanpa kemolekan

Kulitku menghitam semakin kelam
Mataku kosong menyusuri lorong mencekam
Kepedihan tertoreh semakin mendalam
Kuterpuruk dalam bara sekam

Gelap hampa menikam
Mampukah kumenjadi putri rupawan ?
Molek semerbak menghibur pangeran idaman
Akankah waktu wujudkan impian ?

Lamunan ...
Bekukan senyuman
Impian ...
Pudarkan harapan
Lamunan dan Impian ...
Buncahkan keraguan
Inikah onak kehidupan ?

Tidak ada komentar: